alat ukur keuntungan dalam bisnis

Alat ukur keuntungan dalam bisnis atau bekerja itu ada 5 hal.

Alat ukur keuntungan dalam dunia bisnis

Yang pertama adalah kalau apa yang kita lakukan menjadi amal shaleh. Walaupun belum mendapatkan uang tetapi jika kita telah menolong orang lain, meringankan beban orang lain, memuaskan pembeli atau melakukan apapun yang menjadi kebaikan di sisi Allah maka semua itu sudah merupakan keuntungan. Sebaliknya hal buruk seperti perjudian dan prostitusi itu menghasilkan banyak uang, Tetapi itu bukanlah keuntungan melainkan fitnah yang akan mendapat kutukan dan laknat dari Allah.

beberapa alat ukur keuntungan

Alat ukur keuntungan yang kedua, kalau apa yang kita lakukan itu bisa membangun nama baik kita. Jangan sampai mempunyai banyak uang  tetapi nama baik hancur, dikenal dengan penipu, pendusta atau koruptor. Apa artinya mempunyai banyak harta, tapi citra kita hancur sehingga orang yang kita sayangi menjadi tercekam dan merasa malu. Kekayaan bukan terdapat pada uang, pangkat dan jabatan, melainkan kekayaan harus melekat pada nama baik kita.

Yang ketiga, bisa menambah ilmu, pengalaman, dan wawasan. Jika mempunyai banyak uang, tetapi tidak berilmu, maka sebentar saja bisa hilang uang tersebut. Tidak sedikit orang yang mempunyai uang tetapi tidak memiliki pengalaman, sehingga mereka mudah tertipu. Dan sebaliknya jika uang habis karena dirampok, kalau kita memiliki ilmu, pengalaman dan wawasan, maka kita bisa mencarinya lagi dengan mudah.

alat ukur keuntungan

Alat ukur keuntungan yang keempat, apa yang kita lakukan itu bisa membangun relasi atau silaturahmi. Oleh karena itu jangan pernah hanya karena masalah uang hubungan kita yang sudah lama terjalin dengan orang lain menjadi hancur.

Setiap orang yang terluka karena perkataan atau perbuatan kita, maka dia akan menceritakan luka hatinya kepada orang lain. Dan ini bisa menjadi benteng yang memenjarakan kita. Janganlah mencari musuh, tapi perbanyaklah kawan. Kalau kawan itu sudah mencintai kita, mereka akan bersedia untuk membela dan berkorban untuk kita, setidaknya mereka akan menceritakan sesuatu yang baik tentang kita.

parameter alat ukur keuntungan

Yang kelima, yang namanya untung itu tidak hanya sekadar untuk mendapatkan manfaat bagi diri sendiri tetapi apa yang kita lakukan harus banyak menguntungkan.

Oleh karena itu, kalau sudah meyakini bahwa pembagi rezeki adalah Allah, maka bisnis kita bukan lagi dengan manusia  tetapi dengan Allah sang penggenggam rezeki. Waspadalah terhadap bisnis yang tidak bisa menjadi amal, yang tidak menjadi nama baik, yang tidak menjadi ilmu, yang memutuskan silaturahmi, dan yang mengecewakan orang lain. Karena semua itu bukanlah keuntungan, tetapi bencana.

alat ukur keuntungan dunia

Demikian informasi mengenai alat ukur keuntungan dalam bisnis. Untuk mengetahui artikel terbaru silahkan kunjungi Home. Artikel berikutnya mengenai perubahan kepada yang lebih baik.

alat ukur keuntungan dalam bisnis | | 4.5