Arif dalam Menyikapi Tantangan Hidup

Salah satu karunia bagi manusia dalam menjalani kehidupan adalah ketika diberi banyak tantangan. Oleh karena itu, semakin banyak tantangan dan kesulitan yang menghadang, maka diperlukan kemampuan menyikapi tantangan hidup dan peluang semakin dekat dengan Allah pun semakin besar.

Menyikapi Tantangan Hidup

Kemampuan menyikapi tantangan hidup

Kemampuan menyikapi tantangan hidup akan dimiliki orang orang yang menyukai tantangan. Orang orang yang hidupnya tanpa tantangan dan rintangan tidak akan memiliki tingkat kesungguhan yang bagus dalam berharap memohon pertolongan Nya. Persaingan demi persaingan adalah bagian dari karunia dan rahmat Allah. Sekali kita menyatakan tidak mampu menghadapi sergapan persaingan, maka kita tidak akan bisa memompa kemampuan secara maksimal. Dengan kata lain orang yang tidak suka bersaing dan gemar menghindarinya maka hidupnya akan biasa biasa saja. Sangat berbeda dengan orang yang memiliki pesaing. mereka akan selalu berusaha untuk unggul, minimal tidak sampai kalah oleh saingannya.

Artinya, suasana penuh tantangan yang akan membuat hidup kita lebih terpompa kesungguhannya, dan juga lebih banyak yang bisa kita perbuat. Akan tetapi, pada kondisi yang sama dalam kemampuan menyikapi tantangan hidup dan kesulitannya, banyak orang yang jadi menderita. Stes, tegang, bingung dan cemas. Jawabannya adalah karena pikirannya hanya lari ke dalam kemampuan dirinya atau kepada orang lain yang dipandang mampu menolong menyelesaikan masalahnya.

cara Menyikapi Tantangan Hidup

Padahal, siapapun yang terlalu mengandalkan kemampuan menyikapi tantangan hidup atau menggantungkan kemampuan pada makhluk maka hidupnya akan dicekam rasa waswas, takut dan gelisah. Oleh sebab itu, penting bagi kita dalam menghadapi segala tantangan, kesulitan, dan persaingan itu kapan dan dimanapun tetap harus memperhatikan dua hal penting. Yang pertama, menyempurnakan hukum hukum alam yang harus diketahui dan dimiliki. Yang kedua, menyempurnakan ikhtiar usaha gigih dalam mengejar hidayah Allah, pertolongan Allah.

Keterampilan kita membuat sistem kerja yang baik. Hidup tertib, rapih dan disiplin akan membuat kita memperoleh banyak kesuksesan. Bahkan kendala hidup tanpa iman sekalipun, jika seseorang bersungguh sungguh menyempurnakan ikhtiarnya dalam mencapai apa yang dicita citakannya dengan disertai sikap yang disiplin dan tertib, maka Allah akan mengaruniakan kesuksesan itu. Walaupun belum tentu kesuksesan yang diraih tersebut dapat membawa manfaat bagi kepulangan seseorang ke akhirat.

Menyikapi Tantangan Hidup dengan ikhlas

Yang perlu diketahui dalam kemampuan menyikapi tantangan hidup itu adalah gagal itu karena niatnya jelek, ikhtiarnya tidak maksimal atau tak mau ikhtiar. Kalau sudah mencoba, maka niatnya saja sudah menjadi amal. Orang yang galgal adalah orang yang tak pernah berani mencoba sesuatu yang baik bagi dirinya. Naik tangga ke lima puluh harus diawali dengan menaiki tangga pertama. Ketika mencoba sesuatu kita harus siap dengan hasil yang sesuai atau tidak sesuai dengan keinginan dan harapan. Kalau hasilnya tak sesuai dengan keinginan dan harapan, bisa jadi itu hasil yang terbaik menurut Allah. Tak harus semuanya yang akan terjadi sesuai keinginan. Yang harus itu adalah selalu berani berbuat sesuatu sepanjang masih dalam kebaikan.

Demikian informasi mengenai arif dalam menyikapi tantangan hidup. Untuk mengetahui artikel terbaru silahkan kunjungi Home. Artikel berikutnya mengenai memimpin diri sendiri dan orang lain.

Arif dalam Menyikapi Tantangan Hidup | | 4.5