Cara melatih gerakan dasar pada balita

Setiap calon orangtua perlu tahu cara melatih gerakan dasar pada balita. Bagi setiap orangtua, merawat bayi tidaklah mudah. Banyak cara yang diturunkan dari nenek moyang atau dari generasi sebelumnya yang tidak perlu digunakan seperti membungkus bayi (dibedong). Cara ini yang menurut banyak ahli kesehatan hanya akan memperlambat pertumbuhan gerak dan motorik si bayi. Perkembangan motorik anak dalam 1 tahun pertamanya memang sangat pesat, dimulai dari bagian kepala hingga kaki. Motorik anak balita lebih cepat pada area kepala, tangan lalu ke bagian kaki.

Cara melatih gerakan dasar pada balita

Beberapa cara melatih gerakan dasar pada balita

Menggerakkan kepala.

Orangtua harus tahu cara menyangga kepala bayi karena bayi hingga usia 3 bulan belum bisa menyangga kepalanya sendiri. Ketika usianya lebih dari 6 bulan, bayi sudah mulai bisa melakukan push up kecil dengan menjauhkan dada dan kepalanya dari kasur. Ketika berusia 7 bulan bayi sudah memiliki kendali penuh akan gerak kepalanya.

Tips melatih gerakan kepala.

Telungkupkan bayi di lantai dan biarkan sejenak, terus lakukan ini beberapa kali dalam sehari.

Pancing agar bayi menggerakkan kepalanya dengan meletakkan foto dirinya dalam ukuran besar di hadapannya atau ibu juga ikut menelungkup di depannya.

 

Kegiatan menggapai dan menggenggam.

Pada usia 6 bulan, bayi anda sudah bisa memperhatikan suatu obyek dan berusaha menggapainya. Di usia 9 bulan, bayi sudah bisa menggenggam dengan ibu jari dan telunjuk dan sudah mulai mengambil benda benda kecil.

Tips melatih gerakan menggapai dan menggenggam.

Tips melatihnya gerakan menggapai dan menggenggam.
Ketika bayi terlentang di lantai, ayunkan benda kecil di atas kepalanya dengan jarak 15 cm agar bayi bisa memukulnya.

Berikan bayi mainan kecil yang bersuara agar bisa dipegang bayi dan digerak gerakkannya sehingga keluar suara.

Beli mainan kecil yang aman bagi bayi dan letakkan di tempat yang bisa diraih anak.

 

Kegiatan berguling.

Ketika anak berusia 6 bulan, bayi sudah bisa memutar tubuhnya satu arah, mulai dari punggung ke perut atau sebaliknya. Lalu pada usia 7 atau 8 bulan, anak baru bisa memutar tubuhnya 2 arah dari perut ke punggung lalu ke perut lagi dan juga sebaliknya.

Tips melatih gerakan berguling
Letakkan bayi di lantai dan ruangan yang cukup luas.

Ajak terus bayi untuk bicara saat bayi mulai memutar mutarkan badannya di atas lantai.

Ambil mainan yang disukai bayi atau mainan yang menarik perhatiannya, lalu putar putarkan mainan tersebut agar bayi juga memutarkan badannya untuk melihat mainan tersebut.

 

Gerakan duduk. 

Ketika bayi sudah bisa berguling, maka bayi perlu diajarkan untuk duduk. Saat usia bayi menginjak 5 bulan, bayi sudah bisa duduk jika dibantu. Ketika berusia 7 bulan, bayi mungkin bisa duduk di bangku tinggi dan bahkan bayi berusia 1 tahun bisa duduk sendiri.

Tips melatih gerakan duduk:

Pangku bayi dengan mengadap ke luar dengan perut dan kaki anda menjadi sandarannya.

Lalu biarkan bayi duduk dengan disanggah bantal yang berbentuk huruf U.

 

Gerakan merangkak dan berjalan.

Pada usia 13 bulan, mungkin bayi sudah bisa proses belajar tersendat sendat. Namun pada usia ini, anak akan lebih aktif dalam merangkak. Urutan anak hingga bisa berjalan adalah anak belajar mengangkat tubuhnya dengan merangkak, lalu mengayun tubuhnya ke depan dan belakang, bayi akan berusaha untuk bergerak, berguling atau menggeliat ketika duduk ataupun sedang terbaring di lantai.

Tips melatih gerakan merangkak dan berjalan.

Anda bisa bermain petak umpet dengan anak. Ibu bisa mendekati bayi sambil berkata mama akan tangkap kamu,, lalu berjalan menjauh agar bayi mengejar anda dengan merangkak. Cobalah untuk bersembunyi dibalik perabot anda agar anak merangkak mendekati anda.

beberapa Cara melatih gerakan dasar pada balita

Demikian informasi mengenai cara melatih gerakan dasar pada balita. Semoga informasi diatas bermanfaat. Untuk melihat artikel lainnya silahkan kunjungi Home. Artikel berikutnya mengenai yang perlu diketahui mengenai imunisasi mr.

Cara melatih gerakan dasar pada balita | | 4.5