Cara menghadapi anak kurang pintar

Cara menghadapi anak kurang pintar matematika memang perlu kesabaran dan ketekunan. Sebaiknya kita tidak terlalu cepat mengatakan bahwa anak yang menampilkan prestasi buruk di sekolah adalah anak yang kurang mampu mengikuti pelajaran atau bodoh. Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi sekolah anak, baik dari dalam diri anak maupun yang datang dari luar.

Paling utama dalam cara menghadapi anak kurang pintar matematika adalah terlebih dahulu membangkitkan minat belajarnya. Sebab pada umumnya anak yang kurang pintar matematika diakibatkan oleh kurangnya minat belajar. Nah, di sini orangtua harus berperan aktif membantu guru di sekolah untuk membangkitkan minat belajar anak agar menyukai matematika.

Cara menghadapi anak kurang pintar

Ketidakmampuan anak untuk berprestasi baik di sekolah diakibatkan beberapa hal.

  1. Anak tidak berusaha dan tidak memiliki disiplin dalam belajar.
  2. Tidak sungguh sungguh belajar, misalnya banyak melamun, mengkhayal, atau suka mengantuk di sekolah.
  3. Anak tidak memiliki kesiapan untuk belajar, sehingga meteri yang diajarkan tidak dapat dimengerti.
  4. Anak tidak memperhatikan gurunya yang sedang menerangkan.

Minat belajar anak perlu juga mendapat perhatian khusus dari orantua dan guru, sebab minat belajar merupakan salah satu faktor penunjang keberhasilan proses belajar. Di samping itu minat yang timbul dari kebutuhan anak merupakan faktor penting bagi anak dalam melaksanakan kegiatan kegiatan atau usahanya. Oleh karena itu, minat belajar harus diperhatikan secara seksama untuk memudahkan dalam membimbing dan mengarahkan anak belajar. Cara menghadapi anak kurang pintar memang harus didorong terus minat belajarnya.

Guru sebagai tenaga pengajar di kelas harus berusaha sedapat mungkin untuk membangkitkan perhatian spontan anak didiknya dengan berbagai cara. Hal ini bisa dilakukan dengan memperkenalkan berbagai kegiatan belajar.

Cara menghadapi anak

Beberapa cara menghadapi anak kurang pintar

  1. Mengajarkan dengan cara yang menarik, misalnya menyesuaikan bahan pelajaran yang diajarkan dengan dunia anak anak dan memanfaatkan lingkungan.
  2. Mengadakan selingan yang sehat dikaitkan dengan pelajaran matematika dan terjadi dalam kehidupan sehari hari.
  3. Menjelaskan dari yang mudah ke yang sulit.
  4. Sedapat mungkin menghilangkan keadaan atau saat yang menyebabkan perhatian anak terganggu dan memikirkan hal hal yang tidak perlu.
  5. Menggunakan alat bantu peraga seperti gambar, foto ataupun sebagainya.

Guru dan orangtua dalam membantu atau membimbing anak belajar harus dapat membangkitkan minat anak untuk belajar matematika. Berikut ini cara yang dapat dilakukan.

  1. Menjelaskan tujuan bahan pelajaran yang akan diberikan dengan jelas.
  2. Berusaha menghubungkan antara apa yang sudah diketahui dan yang akan diketahui. Maksudnya antara pelajaran pertama dan pelajaran berikutnya saling berhubungan.
  3. Mengadakan kompetisi yang sehat dalam belajar.
  4. Menggunakan pujian dan hukuman yang bijaksana.

Demikian informasi mengenai cara menghadapi anak kurang pintar.  Artikel terbaru bisa kamu lihat di Home. Artikel berikutnya mengenai cara mengatasi kesulitan anak dalam belajar.

Cara menghadapi anak kurang pintar | | 4.5