Ciri dan karakteristik anak autis

Setiap orangtua harus tahu ciri dan karakteristik anak autis. Kita sering mendengar kata anak autis. Autis adalah kelainan perkembangan sistem saraf seseorang yang diakibatkan oleh faktor hereditas dan kadang-kadang telah dapat dideteksi sejak bayi berusia 6 bulan. Deteksi dan terapi sedini mungkin bisa menjadikan si penderita dapat menyesuaikan dirinya dengan orang yang normal. Gejala gejala anak yang mengidap autisme dapat muncul mulai dari usia tiga puluh bulan sejak kelahiran hingga usia maksimal tiga tahun. Penderita autisme juga bisa mengalami masalah dalam belajar, komunikasi dan bahasa. Seorang anak dikatakan menderita autisme apabila mengalami satu atau lebih dari karakteristik seperti kesulitan dalam berinteraksi sosial, kesulitan dalam berkomunikasi, menunjukkan perilaku yang repetitif, dan mengalami perkembangan yang terlambat atau tidak normal. Berikut ini adalah beberapa ciri dan karakteristik anak autis yang bisa diketahui orangtua.

karakteristik anak autis

Beberapa Ciri dan karakteristik anak autis

Gangguan atau sulit berbicara dengan baik

Ciri anak autis yang pertama adalah gangguan saat ia berbicara. Hingga sekarang, tercatat ada 40% anak autis mengalami gangguan pada kemampuan berbicara atau hanya dapat mengucapkan satu dua kata saja. Akan tetapi pada usia 12 hingga 18 bulan, sekitar 30% kemampuan tersebut akan hilang.

Gangguan atau kesulitan pada kemampuan sosial

Anak autis pada tingkat ringan, biasanya ciri yang sering muncul adalah ia merasa seperti orang asing saat berkumpul dan canggung untuk berbicara terhadap orang lain. Akan tetapi jika anak sudah mengalami autis pada tingkat hiperaktif biasanya tidak akan mau berinteraksi dengan orang lain, menghindari kontak mata dan sulit untuk berbagi mainan, meskipun bermain mainan tersebut hanya bisa dilakukan jika bersama-sama.

Perkembangan dan pertumbuhan baik jiwa, tubuh dan mental tidak seimbang

Ciri-ciri anak autis selanjutnya adalah pertumbuhan jiwa, tubuh dan mental tidak seimbang. Pertumbuhan dan perkembangan  diri seseorang biasanya bersifat selaras dan seimbang. Tetapi berbeda dengan anak autis. Anak autis cenderung memiliki kemampuan yang tidak seimbang dan tidak selaras. Sebagai contoh adalah anak autis akan mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam hal kognifit, akan tetapi mereka pun mengalami perkembangan yang lambat terhadap kemampuan berbicara.

ciri ciri anak autis

Kesulitan dalam berempati dan simpatik

Anak autis sangat sulit untuk berempati atau sulit untuk memahami perasaan orang lain. Anak autis lebih sering membicarakan tentang diri sendiri. Tetapi, hal ini dapat dilatih dengan cara mengingatkan mereka selalu peduli terhadap sesame manusia dan selalu belajar untuk mementingkan perasaan orang lain.

Demikian informasi mengenai ciri dan karakteristik anak autis. Untuk melihat artikel terbaru silahkan kunjungi home, artikel berikutnya mengenai kelebihan dan kekurangan anak tunggal.

Ciri dan karakteristik anak autis | | 4.5