Hadiah dan hukuman dalam pembelajaran

Hadiah dan hukuman dalam pembelajaran memang perlu dilakukan terutama di saat yang tepat. Setiap guru yang akan mengajar di depan kelas selalu membuat persiapan mengajar pada hari hari sebelumnya dengan tujuan agar pelaksanaan mengajaran dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan mencapai hasil maksimal.

Hal ini bisa terjadi jika didukung oleh peraturan, tat tertib sekolah, dan guru setiap mata pelajaran. Namun, tidak semua tata tertib dan peraturan bisa dilaksanakan oleh siswa, sehingga terjadi pelanggaran peraturan dan tata tertib. Di dalam pendidikan, patuh atau ingkar terhadap peraturan dan tata tertib adalah hadian dan hukuman. Siswa yang patuh akan memperoleh hadiah, sedangkan siswa yang tidak aptuh akan memperoleh sesuatu yang bersifat negative yaitu hukuman.

Hadiah dan hukuman dalam pembelajaran

Fungsi Hadiah dan hukuman dalam pembelajaran 

Fungsi hadiah adalah untuk membangkitkan motivasi anak, sehingga timbul tingkah laku positif. Hadiah tidap berfungsi melemahkan atau menghentikan tingkah laku yang negative. Ketika memberikan hadiah karena kepatuhan dan prestasi siswa, ada hal hal yang perlu diperhatikan yaitu :

  1. Hadiah hendaknya diberikan secara spontan.
  2. Hadiah hendaknya disesuaikan dengan keadaan dan sifat dari aspek yang menunjukkan keistimewaan prestasi.
  3. Hadiah hendaknya disesuaikan dengan kesenangan dan minat siswa.

Hadiah dan hukuman dalam pembelajaran dengan tujuan lain

Untuk melemahkan atau menghentikan tingkah laku negative yang membuat anak tidak berprestasi seperti yang diharapkan, hukuman harus dijalankan. Hukuman diberikan untuk menghindari adanya pelanggaran terhadap peraturan dan tata tertib, namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua pelanggaran memerlukan hukuman. Hukuman memang tidak mengenakkan. Karena itu hukuman tidak disukai bagi mereka yang dihukum. Namun, hukuman itu diperlukan dalam pendidikan karena fungsinya adalah untuk menekan, menghambat atau mengurangi, bahkan menghilangkan pelanggaran.

Hadiah dan hukuman dalam pembelajaran anak

Hadiah dan hukuman dalam pembelajaran harus memperhatikan :

  1. Hukuman hendaknya dapat dirasakan sebagai sesuatu yang tidak enak bagi penerima.
  2. Pemberian hukuman hendaknya dilakukan dengan bijaksana, hati hati dan teliti agar penerima tidak merasa kecewa dan sakit hati kepada si pemberi hukuman.
  3. Hukuman hendaknya diberikan dalam ukuran yang sekecil kecilnya, namun dapat dirasakan oleh penerima hukuman.
  4. Pemberian hukuman hendakny dikombinasikan dengan pernyataan positif dengan harapan agar penerima hukuman tidak melakukan pelanggaran lagi.
  5. Pemberian hukuman hendaknya disertai dengan sesuatu yang positif yang akan diterima oleh penerima hukuman apabila penerima hukuman menunjukkan perilaku positif.

Kita telah mengetahui bahwa kedudukan hukuman adalah lawan dari hadiah. Perlu diingat oleh guru bahwa hadiah dan hukuman dalam pembelajaran merupakan alat pendidikan yang tidak mutlak harus digunakan. Karena pemberian hukuman yang bertubi tubi akan membuat anak semakin kecanduan. Menurut Maslow, dalam diri setiap orang terdapat lima tingkat kebutuhan dasar, yang salah satunya adalah kebutuhan akan penghargaan. Oleh karena itu, dalam memberikan hukuman perlu pertimbangan, yakni harus memperhatikan pengaruh kurang baik dari pemberian hukuman. Pengaruh hukuman dijabarkan secara garis besar sebagai berikut :

  1. Hukuman ada kalanya justru mengembangkan sikat agresif dan tindakan lain yang negative. Sikap agresif yang dilakukan oleh anak yang terkena hukuman kadang kadang bukan saja untuk pemberi hukuman yang menyebabkan ia sakit hati, melainkan juga kepada orang lain.
  2. Hukuman biasanya dimaksudkan untuk mengarahkan agar penerima hukuman mengusahakan perubahan diri untuk mengurangi tingkah laku yang menyebabkan ia dihukum.
  3. Pengaruh hukuman yang hanya meliputi beberapa aspek sekolah dimaksudkan untuk mengurangi timbulnya perilaku menyimpang yang lebih banyak.

Hadiah dan hukuman

Hubungan antara guru dan siswa di kelas dalam proses belajar mengajar hanya berlangsung beberapa jam dalam seminggu, terutama bagi guru bidang studi seperti matematika. Tindakan guru yang positif dan negative akan membekas dan terkenang dalam waktu yang lama.

Demikian informasi hadiah dan hukuman dalam pembelajaran. Artikel terbaru bisa dilihat di Home. Artikel berikutnya mengenai fase perkembangan manusia.

Hadiah dan hukuman dalam pembelajaran | | 4.5