Pengelolaan suasana belajar

Pengelolaan suasana belajar harus bisa menghindari permasalahan. Permasalahan pembelajaran di kelas anak usia dini dapat dilakukan oleh guru anak usia dini dengan review, overview, presentasi, exercise, dan summary. Review adalah langkah yang dilakukan guru dalam melihat dan mengukur kesiapan anak mempelajari materi pelajaran hari ini dengan melihat penguasaan materi sebelumnya yang sudah mereka pelajari sebagai dasar untuk memahami pelajaran tersebut. Guru bisa menyampaikan review selama lebih kurang lima menit.

suasana belajar

pengelolaan suasana belajar

Salah satu cara pengelolaan suasana belajar adalah overview yaitu guru menyampaikan program pembelajaran yang akan dijelaskan hari ini dengan menyampaikan isi secara singkat dan guru mempersilahkan anak untuk menyampaikan usul saran mereka dalam proses pembelajaran agaranak tidak merasa tertekan selama proses pembelajaran dan anak merasa dihargai sehingga anak senang dengan proses pembelajaran yang dikembangkannya itu.

Presentasi adalah tahap guru menyampaikan penjelasan penting tentang isi pelajaran itu, dimana guru melakukan proses menceritakan, menunjukkan dan proses mengerjakan. Semakin bervariasi guru memberikan pelajaran semakin menjadi senang, nyaman sang peserta didik dalam belajar.

Exercise yang berarti tahap dimana guru memberikan kesempatan pada anak untuk melatih apa yang telah mereka peroleh dari guru sesuai dengan pemahaman mereka selama proses pembelajaran langsung. Sedangkan pada tahap kelima summary adalah tahap dimana guru meringkaskan dari hasil belajar. Hal ini paling sering dilupakan oleh guru karena kebanyakan guru lebih terfokus pada presentasi, sehingga tidak punya waktu untuk melakukan summary, padahal ini sangat bagus untuk memperkuat pemahaman yang telah diperoleh anak.

pengelolaan suasana belajar

Dalam pengelolaan suasana belajar guru harus mampu berkomunikasi secara efektif dengan anak, sebab guru adlaah seorang komunikator, karena guru akan menyampaikan rencana rencana pembelajarannya pada anak. Komunikasi guru pada anak ada dua macam yaitu komunikasi verbal dan komunikasi non verbal. Komunikasi verbal yaitu komunikasi dengan menggunakan kata kata baik secara tertulis maupun di ucapkan.

Komunikasi non verbal adalah komunikasi yang tidak menggunakan kata kata, tidak bisa didengar dan tidak bisa dibaca dalam uraian kata kata tertulis tetapi hanya bisa dipahami dari berbagai isyarat dengan gerakan anggota tubuh yang biasa digunakan dalam berkomunikasi dengan anak dalam kelas.

Pembelajaran tidak akan berjalan dengan baik, jika peserta didik tidak diberi kesempatan untuk menyelesaikan masalah dengan tingkat pengetahuan yang dimilikinya. Pada akhir proses pembelajaran, peserta didik memiliki tingkat pengetahuan yang berbeda beda sesuai dengan kemampuannya. Untuk memutuskan, peserta didik harus bekerja sama dengan peserta didk yang lain. Guru harus mengakui bahwa peserta didik membentuk dan menstruktur pengetahuannya berdasarkan modalitas belajar yang dimilikinya, seperti bahasa, matematika, musik dan lain lain.

pengelolaan suasana belajar yang benar

Demikian informasi mengenai pengelolaan suasana belajar. Untuk melihat artikel terbaru silahkan kunjungi Home. Artikel selanjutnya mengenai kompetensi pendidik PAUD.

Pengelolaan suasana belajar | | 4.5