Penunjang belajar matematika

Penunjang belajar matematika memang terdiri dari berbagai faktor. Belajar matematika akan berhasil jika prosesnya baik, yaitu melibatkan intelektual anak secara optimal. Meskipun demikian terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi proses belajar mengajar matematika.

Penunjang belajar

Penunjang belajar matematika agar berhasil tergantung dari:

  1. Kemampuan dan kesiapan anak untuk belajar matematika.
  2. Sikap dan minat anak terhadap matematika.
  3. Kondisi anak, yakni kondisi fisiologis (kesehatan dan kesegaran jasmani) dan kondisi psikologis, seperti perhatian, pengamatan dan daya ingat.
  4. Inteligensi seseorang merupakan pembawaan dari lahir. Oleh karena itu inteligensi seseorang bersifat tetap, serta intelektual berkembang secara otomatis dan wajar. Ini berarti kegiatan belajar sebenarnya tidak perlu didorong, karena inteligensi tidak dipengaruhi oleh lingkungan belajar, melainkan oleh pengalaman individu.

Penunjang belajar matematika yang pertama yaitu pengajar

Pengajar (Orangtua dan guru)

Faktor faktor pengajar yang mempengaruhi keberhasilan pengajaran matematika sebagai berikut :

  1. Kemampuan menyampaikan materi dan penguasaan materi. Kurangnya kemampuan menyampaikan materi dan penguasaan materi akan mengakibatkan rendahnya mutu pengajaran matematika dan menimbulkan kesulitan anak dalam mengerti atau memahami matematika, sehingga anak enggan belajar matematika, bahkan bisa frustasi.
  2. Kepribadian, pengalaman, dan motivasi pengajar dalam mengajar.

Penunjang belajar matematika

Sarana dan prasarana

Sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar juga berpengaruh terhadap keberhasilan pengajaran matematika. Oleh karena itu, dalam proses belajar mengajar perlu disediakan hal hal berikut :

  1. Ruang belajar yang sejuk dan bersih.
  2. Buku teks.
  3. Alat bantu belajar, seperti papan tulis, proyektor dan sebagainya.
  4. Sumber belajar lain seperti majalah, Koran dan sebagainya.

Penilaian

Penilaian setelah proses belajar mengajar matematika perlu dilakukan. Dengan penilaian hal hal berikut dapat diketahui atau dievaluasi.

  1. Keberhasilan anak dalam belajar matematika.
  2. Apakah terjadi komunikasi dua arah dalam mengajar matematika atau tidak ?
  3. Apakah pertanyaan yang diajukan pengajar kepada anak merangsang belajarnya atau tidak ? apakah pertanyaan itu dijawab dengan ignatan dan pemahaman atau dengan penyelesaian masalah?
  4. Untuk melihat langkah langkah berpikir anak.

Jika hasil penilaian menunjukkan proses baik, maka hasil belajarnya juga baik. Sebaliknya, jika hasil penilaiannya jelek menunjukkan hasil belajar juga jelek.

Demikian informasi mengenai penunjang belajar matematika. Untuk mengetahui artikel terbaru silahkan lihat di home. Artikel berikutnya mengenai peran orangtua dalam membentuk pribadi anak.

Penunjang belajar matematika | | 4.5