Yang perlu diketahui mengenai imunisasi MR

Orangtua perlu mengetahui hal apa saya yang perlu diketahui mengenai imunisasi MR. Saat ini pemerintah memang sedang giat giatnya mengkampanyekan imunisasi MR atau Measles Rubella ke seluruh wilayah indonesia. Imunisasi ini dimaksudkan untuk mencegah penyebaran penyakit campak dan rubella.

Yang perlu diketahui mengenai imunisasi MR

Hal yang perlu diketahui mengenai imunisasi MR

Apa itu penyakit campak dan rubella?

Campak dan rubella adalah penyakit yang bisa menular lewat saluran napas yang disebabkan oleh infeksi virus. Siapa pun yang belum pernah terkena penyakit ini, terutama pada anak kecil maka beresiko tinggi untuk tertular. Penyakit campak bisa menimbulkan komplikasi serius pada anak seperti diare, radang paru, hingga kematian. Gejala campak bisa diperhatikan dengan demam tinggi disertai bercak kemerahan di kulit, dan mata merah pada anak.

Penyakit rubella memiliki gejala yang ringan seperti batuk, pilek, dan nyeri persendian. Jika ibu hamil terjangkit penyakit rubella maka resiko janin keguguran akan sangat tinggi dan bahkan kondisi bayi bisa cacat saat lahir.

Anak usia berapa yang diberikan imunisasi campak dan rubella?

Imunisasi campak dan rubella atau MR diberikan secara bertahap kepada anak usia 9 bulan sampai 15 tahun, untuk orang laki laki dewasa ataupun perempuan, wanita dewasa yang tidak hamil ataupun merencanakan kehamilan. Jika ingin merencanakan kehamilan, ibu perlu menunggu 1 bulan setelah imunisasi untuk memulai program hamil.

Apa perbedaan imunisasi MR dan MMR atau Measles, Mumps, and Rubella?

Imunisasi MR untuk melindungi anak dari campak dan rubella, sedangkan imunisasi MMR untuk mencegah gondongan (mumps), campak, dan rubella. Sekarang, pemerintah tidak memberikan imunisasi MMR karena dampak penyakit measles dan rubella jauh lebih berat dan berbahaya dibandingkan gondongan.
Apakah anak harus diimunisasi lagi jika sudah imunisasi MMR?

Iya. Agar anak dapat terlindungi dari campak dan rubella secara optimal.

Jika si kecil sakit, apakah imunisasi bisa ditunda?

Ada beberapa kondisi pengecualian yang membuat anak anda tidak boleh diimunisasi yaitu sedang demam tinggi, alergi imunisasi MR atau MMR sebelumnya, atau sedang dalam pengobatan. Tunggu hingga kondisi anak pulih dulu hingga bisa imunisasi.

Apa saja efek samping imunisasi MR

Anak akan merasa demam dan ada ruam merah di sekitar area tubuh yang disuntik. Tidak ada dampak serius yang muncul setelah anak imunisasi, jadi jangan khawatir buat para orangtua.

Demikian informasi mengenai yang perlu diketahui mengenai imunisasi MR. Semoga informasi diatas bermanfaat. Untuk melihat artikel lainnya silahkan kunjungi Home. Artikel berikutnya mengenai jenis olahraga yang bisa dilakukan di rumah  bersama anak.

Yang perlu diketahui mengenai imunisasi MR | | 4.5